Itsme231019

Waspadai Cemburu yang Ekstrem!!!

Posted on: April 5, 2008

Cemburu, itulah yang sering dialami majikan perempuan ketika ada tkw yang disukai majikan laki-laki. Tapi nampaknya jarang sekali majikan laki-laki cemburu jika istrinya pergi ke pasar bersama supir yang bukan mahram. Kenapa? Saya sendiri belum bisa menjawabnya dengan pas.

Tapi, berilah saya waktu untuk memahami definisi cemburu itu sendiri agar ada pijakan untuk pembahasan selanjutnya.

Bahasa inggris untuk cemburu bisa jadi jealousy. Menurut kamus online

Jealousy adalah :

1. jealous resentment against a rival, a person enjoying success or advantage, etc., or against another’s success or advantage itself. (terjemahan bebasnya : perasaan iri terhadap lawan, atau seseorang yang mendapatkan kebahagiaan dsb, atau terhadap kesuksesan orang lain terhadap kemujuran itu sendiri”)

2. mental uneasiness from suspicion or fear of rivalry, unfaithfulness, etc., as in love or aims. (beban mental karena curiga atau takut akan persaingan sebagaimana dalam percintaan atau sejumlah tujuan). (1)

Dengan demikian, cemburu merupakan proses mental yang berupa ketakutan (juga kegelisahan) kalau-kalau kemujuran, keberuntungan dan kemenangan jatuh dipihak lain yang dianggap sebagai pesaing.

Dalam konteks tkw, maka tkw dianggap pesaing oleh majikan perempuan karena majikan laki-laki menyukai tkw.

Karena dianggap pesaing, maka tak jarang tkw di damprat dan dicemooh majikan perempuan walaupun tkw sendiri tak melakukan kesalahan. Intinya, permasalahan justru sengaja dimunculkan untuk menyudutkan tkw.

Pada akhirnya tkw harus rela dipanggil cewek penggoda laki-laki, sebuah panggilan yang melukai rasa keadilan. Yang menggoda adalah laki-laki, tapi tkw yang digoda malah dituduh macam-macam. Cemburu telah membuat majikan perempuan kehilangan batas-batas rasionalitasnya.

Serba salah memang, disatu sisi, majikan perempuan butuh pembantu untuk mengurusi terkadang seluruh pekerjaan rumah (akan mendekati eksploitasi jika seluruhnya dibebankan ke pembantu), tapi disisi lain kesal dan cemburu juga akibat suaminya yang suka melirik-lirik tkw. Tkw pun kerap menjadi korban pelampiasan kekesalan tersebut.

Dilihat dari sikap tkw, kasusnya memang cukup beragam. Ada yang senang kalau majikan laki-laki menggodanya, tapi tidak sedikit pula yang menolaknya secara tegas. Jadi memang, ketegasan dan kecerdasan dalam bersikap harus menjadi prinsip tkw guna mempersempit celah-celah bagi majikan yang nakal.

Menurut informasi dan cerita dari sejumlah TKW, majikan yang nakal umumnya beroperasi pada pagi hari kamis dan jum’at karena kedua hari tersebut adalah hari libur. Waktu pagi sengaja dipilih, karena umumnya hampir semua anggota keluarga terlena dalam tidur mereka.

Ada juga yang beraksi terutama ketika majikan perempuan bepergian keluar, katakanlah kepasar atau pergi berkunjung ke tempat lain. Cerita lain lagi, jika majikan perempuan dan majikan laki-laki pergi untuk berdinas (bekerja ke kantor misalnya) ditempat masing-masing, maka yang majikan laki-laki suka pura-pura pergi untuk dinas tapi kemudian kembali lagi ke rumah guna melancarkan aksi nakalnya terhadap tkw.

Kasusnya memang warna-warni sekali. Dipikir-pikir, jika memiliki pembantu ternyata menimbun banyak dampak negatifnya, tapi kenapa jumlah orang yang ingin mengambil tkw kian bertambah saja.

Dikampung saya di Bandung, anak-anak remaja perempuannya kian menyurut saja. Bisa jadi penyurutan itu akibat banyak dari mereka yang direktut untuk bekerja sebagai tkw di luar negeri.

Bisa jadi, mereka berangkat ke saudi, juga karena cemburu melihat tetangganya sukses materi setelah kembali dari bekerja sebagai TKW diluar negeri.

Ada juga yang pergi menjadi tkw berlandaskan perasaan cemburu yang hebat karena suaminya lebih menyukai perempuan lain ketimbang istrinya sendiri.

Jika saya boleh menduga, di arab, jika istri cemburu, maka bisa jadi tkw lah yang dicaci dan dimaki, sementara di kampung saya, jika istri cemburu secara ekstrem, maka ia mencari pelarian dari kenyataan yang dihadapi. Dalam kondisi limbung itulah, mereka potensial menjadi target empuk bagi agen-agen yang ingin mengambil keuntungan.

Oleh karena itu, saya lebih menyukai cemburu yang rasional. Artinya saya bisa cemburu jika istri saya diganggu orang. Tapi sangat tidak fair, dengan alasan cemburu, saya kemudian melakukan kekerasan terhadap istri saya.

Jika istri saya menyukai laki-laki lain, saya pun perlu mengoreksi diri, jangan-jangan perlakuan saya terlampau keras dan menindas terhadap istri selama ini. Istri bisa saja mengatakan “aku cinta padamu” tapi sebatas cara agar kekerasan terhadapnya tak sampai menimpa dirinya. Jadilah cinta itu tak lagi murni. Oleh karena itulah, cemburulah, tapi juga rasionallah dalam bercemburu. Kalau anda tak lagi cemburu, anda akan kehilangan rasa aestetika anda dalam hidup ini.

(1 ) http://dictionary.reference.com/browse/jealousy,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: