Itsme231019

Bayangin saja!!!

Posted on: April 4, 2008

Bayangin saja anda punya kekasih tapi kekasih anda tersebut disandera katakan saja oleh mapia. Kekasih anda akan dilepaskan jika anda bisa menebusnya dengan uang.

Tapi anda sendiri tidak bisa menebusnya karena anda tidak punya uang sebesar yang diminta. Anda punya teman-teman, tapi teman-teman anda pun tidak bisa membantu banyak karena mereka juga sama boke-nya dengan anda.

Anda kemudian melapor ke polisi, tapi polisi juga sama mata duitannya dengan mapia. Gak mungkin juga anda mencuri uang, karena tindakan tersebut bagi anda sama artinya dengan ulah para mapia.

Parahnya lagi, Anda pun ternyata kehilangan jejak karena hp yang dimiliki kekasih tak lagi aktif. Anda pun hanya bisa tertegun dan betul betul powerless merunduk.

“Tuhan, dimanakah kasih sayangmu terhadap hambamu ini? Hamba ingin menyelematkan kekasih hamba, tapi hamba tak mendapatkan jalan keluar, tolonglah hamba ya Tuhan!”, sebuah ekspresi ketidak berdayaan dalam menghadapi kenyataan.

Dan anda pun pasti akan berdoa kuat dan menggantungkan seluruh harapan pada Tuhan agar kekasih anda dalam lindungan-Nya.

Pada saat itu, anda pun bisa terjatuh pada dua kondisi, yakni pasrah total tak berdaya karena dihantam oleh fantasi yang negative tentang kondisi kekasih anda, yang anda ciptakan sendiri, atau anda tetap bertahan dan berfikir jernih sehingga anda tak mudah limbung. Percaya diri dan kesabaran, setidaknya modal untuk survive dalam kondisi sempit sekalipun.  

Bisa jadi, kondisi diatas dialami oleh manusia diberbagai tempat, tentu saja dibelakang semua kejadian itu ada sebuah kepentingan besar yakni uang.

Tapi dari cuplikan diatas, ada dua cara berfikir yang berbeda, yang pertama ingin mendapatkan uang dengan cara menyandera, sementara yang kedua, hendak menyelamatkan sang kekasih, dan mengorbankan diri untuknya walau akhirnya usahanya belum menemukan titik cerah.

Dan bayangkan saja jika anda seorang perempuan bekerja sebagai TKW di sebuah rumah. Kebetulan, majikan anda menyukai dan menggoda anda. Meski anda menolaknya, majikan tersebut mencari berbagai cara agar bisa mendapatkan anda, walau harus menggunakan kekerasan sekalipun. Kalau anda menolaknya, majikan mengancam anda dengan tidak memberi makan, minum bahkan tidak  memberikan salary kepada anda. Terkadang ancaman itu dalam bentuk kekerasan.

Dalam kondisi demikian, anda tidak bisa kabur karena semua pintu terkunci. Tidak ada pilihan lain kecuali pilihan pahit yang terhampar dimata anda. Jika anda membunuh dia karena anda berusaha mempertahankan diri dari kekerasan seksual, maka hal itu pun akan merupakan kasus yang berat karena anda harus menghadapi tuduhan-tuduhan yang dijustifikasi sehingga akan menempatkan anda seolah-olah pada posisi yang salah.  Kasus lain, apa yang ada lakukan jika suatu saat, anda dalam sebuah ruangan dikeroyok oleh sejumlah anak muda dan mencoba melakukan “raping” terhadap anda.

Bayangkanlah !!!

Hal-hal demikian, memang bukan mustahil terjadi. Kekuatan yang besar dan pongah memang menyukai untuk berhadapan dengan mereka yang lemah dan bodoh.

Saya pikir saya perlu juga melihat dari perspektif lain. Seakan-akan saya ingin mengatakan kepada mereka yang suka menganggu yang lemah ” apakah anda rela dan tega jika anak anda, istri anda, kekasih anda, adik anda, atau salah satu dari anggota keluarga anda diperlakukan kasar oleh orang lain?” “kalau anda tidak rela, kenapa anda melakukan “kekerasan” itu pada orang lain?”.

 “kalau anda tidak rela sanak saudara anda diperlakukan tidak baik, tapi anda memperlakukan orang lain secara tidak manusiawi, lalu dimanakah hati nurani anda?”. Bayangkan saja !!!

Bayangkan saja jika Korban itu anda sendiri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: