Itsme231019

TKW dan Positioning

Posted on: December 7, 2007

Hingga saat ini, fenomena TKI (terutama TKW) merupakan diskursus dan persoalan sosial bagi rakyat indonesia yang tiada henti diwacanakan, diratapi, dan seakan menjadi bagian dari karakter bangsa.

Karenanya, tidak sedikit label-label miring disematkan untuk bangsa ini. Bangsa jongos, Bangsa Budak, bangsa kuli, bangsa babu, dan seabreg stigma lainnya. Ada apa sih dengan Indonesia ?

Pada opini publik pun, TKW indonesia terlanjur mendapat stigma yang merendahkan. Di Saudi, ada istilah “abu khomsin“, artinya mereka para tkw yang (entah terpaksa atau sengaja) menjual dirinya seharga 50 real. Opini publik, baik negatif atau positif sangat bergantung pada branding dan positioning yang dibangun oleh para tkw dilingkungan kerjanya.

Lalu bagaimana mereka, para TKW (juga TKI) harus memposisikan diri mereka di lingkungan kerjanya? Saya pikir, persoalan ini menjadi penting untuk merubah paradigma yang selama ini kurang menguntungkan.

Saya tahu, status TKW lebih rendah dari Majikannya setidaknya dari hirarki hubungan “Majikan-Pembantu”. Tapi bagaimana agar si majikan tetap menghargai pembantunya sebagai manusia yang cerdas dan berani?

Branding dan positioning menjadi satu dari sekian cara agar opini publik atau cara pandang majikan terhadap TKW indonesia lebih positif.

Saya pikir, seorang TKW tidak mesti melihat dirinya sebagai TKW, meskipun pekerjaan yang dilakukan adalah pekerjaan domestik. Seorang tkw sangat mungkin bisa membentuk pribadi yang kuat, cerdas, dan pemberani sehingga punya daya tawar yang bagus di depan majikannya.

Saya pikir, kalau si tkw menganggap rumah majikan adalah rumahnya sendiri, dan anak majikan adalah anaknya sendiri, maka apapun yang dia kerjakan bukan sebagai beban tapi karena ia melakukannya dengan kesadaran utuh dan alami.

Tapi memang, tidak semua majikan bisa diajak negosiasi. Ada yang keras kepala, ada yang merasa dirinya raja yang tak pernah salah dan menganggap tkw melulu sebagai sosok yang rendah dan untuk direndahkan.

Namun membangun branding yang bagus dan memposisikan diri sebagai orang yang suka dan giat bekerja, cerdas, tapi juga berani, aktif dan komunikatif, akan memberikan citra diri yang bagus di mata majikan, paling tidak meminimalisir cara pandang mereka yang penuh dengan stigma dan stereotype tentang TKW.

Tapi sayang, nampaknya personal branding yang bagus ini lebih sedikit ketimbang personal branding yang buruk yang dibangun oleh mereka yang kebetulan menjadi TKW.

Tidak sedikit TKW yang menjual dirinya berdasarkan motif uang, bahkan marah kalau dirinya tidak “dipakai”. Oknum-oknum tkw seperti ini punya impliksai yang negatif yang lebih luas. Akhirnya si majikan semakin yakin bahwa tkw itu cewek murahan. Tkw yang baik pun akan kena imbasnya, dia tetap saja dipandang sebagai TKW murahan hanya karena prilaku menyimpang dari segelintir TKW. Generalisasi pun tak bisa dihindari.

Sesungguhnya, seorang yang akan menjadi calon tkw, tidak akan menjadi tkw beneran jika ia punya personal branding yang bagus. Orang yang memahami good personal branding tentu saja berusaha untuk mencari wilayah yang lebih cocok untuk pengembangan dirinya. Ia akan menolak menjadi TKW karena ia paham bahwa menjadi tkw sudah terlanjur dianggap rendah dan mudah direndahkan.

Saya pikir, kalau perempuan-perempuan di kampung memiliki branding yang bagus, ia tidak akan begitu saja menerima iming-iming agar dirinya menjadi TKW. Cukuplah Berita-berita pilu tentang TKW menjadi pelajaran berharga bahwa pilihan mejadi TKW sebaiknya dihindari.

Akhirnya saya hanya berpesan buat para TKW, juga TKL asal indonesia untuk tetap memposisikan diri sebagai orang indonesia yang cerdas, berani, komunikatif, suka bekerja, tidak mengeluh, tidak suka menyerah, tidak mencela dan selalu memilih yang terbaik buat dirinya dan juga buat bangsanya sehingga nama Indonesia setahap demi setahap membaik dan akhirnya berkibar. Indonesia yang bermartabat.

Learn to be a good Indonesian, why not ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: