Itsme231019

Bersabarlah bayiku sayang!

Posted on: November 10, 2007

my baby

Anak kau yang ganteng dan gagah berani kini terkena sakit. ia lahir pada tanggal 19 mei 2007. bagaimana perasaan orang tua jika anaknya yang masih sangat bayi ini harus menanggung rasa sakit yang dideritanya? Tentu saja orang tua akan punya emphati dan simpati yang begitu hebat, karena anaknya merupakan bagian dari darah daging orang tuanya. Sebagai orang tua, saya diserang rasa cemas yang hebat, dan sambil merenung. Apa sih penyebabnya ? apakah itu akibat adanya kesalahan orang tua dalam merawat anak? Apa ada penyebab lain yang bersifat  faktor “x”, yang belum diketahui. Sudah dibawa dan diperiksa ke bidan, namun anak saya belum menunjukan tanda-tanda pulih. Dalam telephone dengan istriku, aku sesekali mendengar suara bayiku yang nampaknya menunjukkan rasa tidak enak pada dirinya. Wahai anakku yang ganteng, bersabarlah sayang. Ayah berusaha untuk mencari biaya untuk makan dan pengobatanmu. Disamping itu, ayah berusaha untuk memberi masukan agar mamahmu selalu care akan kesehatanmu, makanmu, tidurmu, dan keinginanmu yang instrinsik untuk bermain dengan benda-benda disekelilingmu.Barangkali dirimu wahai anakku, belum mampu memahami apa yang orang tuamu fikirkan. Tapi kuyakin bahwa dirimu membutuhkan kecerdasan perhatian orang tua lewat belaian mesra, menjagamu dari kedinginan, selalu menyediakan makanan yang bergizi buatmu, dan mengontrol perkembangan tubuh dan kecerdasanmu. Wahai anakku, kukatakan sejujurnya, tangismu dan baceo mu sangat menyentuh kesadaran hatiku yang paling dalam. Irama baceomu terdengar bagaikan alunan musik alami yang begitu indah ditelingaku. Oh bayiku, bersabarlah sayang. Orangtuamu ini sangat menyayangimu. Percayalah sayang.Menurut mamahmu, cuaca di kampung dimana kau dibesarkan, lagi buruk. Itu sangat buruk buat kesehatanmu. Akan aku sampaikan pada mamahmu, agar ia cerdas dalam membaca cuaca, agar ia melindungimu dari marabahaya cuaca. Karena kau wahai anakku masih begitu sensitive.Wahai anakku, harapan dan doaku semoga mahahmu makin cerdas dan dewasa dalam memberikan perawatan kepadamu, dan tentu saja semoga kondisimu cepat pulih sehingga alunan musik merdu lewat baceomu bisa kembali menghibur kesadaranku ini.Your father in Saudi Arabia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: