Itsme231019

Let’s be creative

Posted on: November 5, 2007

bravesebagai ayah, jelas saya merasa rindu ingin menggendong sibuah hati yang berada disebrang sana. saya cuma bisa menikmati wajah gantengnya, sorot matanya, senyum lugunya, dan membayangkan musik baceonya yang indah dan merdu. ingin sekali bermain dengannya. dunia anak memang dunia bermain. sebagai orang tua, aku dan istriku perlu berkreasi menciptakan mainan agar sibuah hati menikmati dunianya.

dulu waktu kecil, aku senang sekali mainan mobil-mobilan. itu terinspirasi dari film chif dan erik estrada. “mobil sedan ala chief”ucapku lugu. memang saat kecil, imaginasiku bermain, ketika aku bermain mobil-mobilan, aku lalu mebayangkan kalau diriku sedang mengedarai mobil besar dengan bentuk yang sama dengan mobil-mobilan ditanganku.

karena ku suka mobil-mobilan, maka aku pun mencoba berkreasi membuat mobil-mobilan dari kayu bekas. disusun dengan karet begitu rupa. lalu ban-nya terbuat dari sandal bekas atau kaleng rongsokan, lalu dilubangi tengahnya sebagai ruang penyangga. wah, pokoknya asyik dan puas deh bisa bikin mobil-mobilan sendiri.

aku ingin anakku kreatif, punya daya imaginasi dan cipta yang bagus. aku pikir hal semacam itu perlu rangsangan. tentu saja orang tua punya peran penting dalam meransang daya kreasi anak dan kecerdasannya.

waktu kecil juga, aku merasa minder ketika aku dilabeli sibaong, sibangor, sijail. karena memang aku bisa dibilang anak nakal. karena pelabelan tersebut, aku menjadi kurang percaya diri karena dibesarkan dengan label-label negatif.

kini ketika aku membaca buku, ternyata label-label negatif terhadap anak akan berpengaruh terhadap rasa percaya diri. oleh karena itu, kalau anak menunjukan hal yang positif, maka ia harus didukung (inforcement), sebaliknya kalau ia menunjukkan gejala yang negatif, maka kita harus mengambil langkah cepat untuk menunjukan sikap kita yang gak setuju dengan cara yang bijak dan kreatif, sesuai dengan tingkat intelektualitas dan kecerdasannya. kita harus berusaha mengalihkannya ke hal-hal yang lebih baik.

anak-anak memang butuh dunia bermain, karena begitulah dunianya. so, lets us be creative if we want our children creative as well.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: